Perbandingan Kapasitas Peredaman Radikal Bebas terhadap 1,1-Diphenyl-2-Picryl Hydrazyl (DPPH) antara Naringin dan Aglikonnya secara Spektrofotometri Tampak

Dublin Core

Title

Perbandingan Kapasitas Peredaman Radikal Bebas terhadap 1,1-Diphenyl-2-Picryl Hydrazyl (DPPH) antara Naringin dan Aglikonnya secara Spektrofotometri Tampak

Subject

RS Pharmacy and materia medica

Description

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah banyaknya gugus OH bebas pada flavonoid berpengaruh dalam meredam radikal bebas terhadap 1,1-Diphenyl-2-Picryl Hydrazyl (DPPH). Pada penelitian ini digunakan flavonoid jenis flavanon, yaitu senyawa naringin dan aglikonnya (naringenin) yang ingin diketahui kapasitas meredam radikal bebas terhadap DPPH secara spektrofotometri tampak. Naringenin diperoleh dengan cara menghidrolisis naringin. Naringin direfluks selama 6 jam dalam larutan HC16 N: metanol (1 :1) lalu diuapkan sampai setengahnya. Lalu residu dilarutkan dalam sesedikit mungkin metanol : air (1: 1) dan diekstraksi dengan eter. Kemudian fase eter diambil, dimasukkan pengering lalu didiarnkan semalam. Setelah semalam, fase eter tadi disaring. Fase eter yang bebas air diuapkan sehingga menjadi residu kering aglikon. Untuk uji kualitatif digunakan analisis secara KL T dan spektrofotometri tampak. Dari analisis secara KL T, pada naringenin didapatkan satu bercak saja dengan harga Rr yang berbeda dari naringin. Dari analisis secara spektrofotometri tampak terbukti putusnya gugus gula pada posisi tujuh dari naringin, di mana hal ini membuktikan naringenin telah terbentuk. Untuk uji kuantitatif digunakan metode DPPH untuk mengetahui daya meredam radikal bebasnya dengan spektrofotometri tampak pada panjang gelombang 515,0 nm. Nilai ECso rata-rata naringin 8927,68 ± 449,37 sedangkan naringenin 1023, 79 ± 55,11. Korelasi antara kadar dengan persen peredaman radikal bebas DPPH dibuktikan dengan hasil r-hitung yang lebih besar dari r-tabel (a = 0,05). Sedangkan hasil analisa statistik menunjukkan t-hitung (39,034) yang lebih besar dari t-tabel (2,306) pada dk = 8; a= 0,05. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan bermakna kapasitas meredam radikal bebas antara naringin dan naringenin. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kapasitas peredaman radikal bebas terhadap DPPH dari senyawa naringenin lebih besar daripada naringin karena mempunyai gugus OH yang lebih banyak.

Creator

Saputro, Yovita

Publisher

Fakultas Farmasi UBAYA

Date

2005-02

Relation

http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/150156
http://repository.ubaya.ac.id/23972/

Type

Undergraduate thesis
PeerReviewed

Identifier

Saputro, Yovita (2005) Perbandingan Kapasitas Peredaman Radikal Bebas terhadap 1,1-Diphenyl-2-Picryl Hydrazyl (DPPH) antara Naringin dan Aglikonnya secara Spektrofotometri Tampak. [Undergraduate thesis]

Citation

Saputro, Yovita, “Perbandingan Kapasitas Peredaman Radikal Bebas terhadap 1,1-Diphenyl-2-Picryl Hydrazyl (DPPH) antara Naringin dan Aglikonnya secara Spektrofotometri Tampak,” OpenTheses@Unsyiah_Lib, accessed January 22, 2018, http://uilis.unsyiah.ac.id/opentheses/items/show/145200.